Part 2
Sesampainya di parkiran depan, aku mencari motorku. Saat kutemukan, aku memulai perjalanan pulang. Hari itu adalah salah satu dari ribuan waktuku yang membosankan. Perpisahan dengan mentari ku awali dengan renang. Malamnya adalah saat untuk pesta.
Malam itu, pukul 7, aku menuju smanda untuk menikmati pensi. Berjalan sendiri dan dianggap sebagai lelaki. Didalam aku bertemu banyak temanku. Melihat permainan musik dari band asal Bandung Rocket Rokers cukup menghibur. Aku bilang cukup karena aku tak tau lagu-lagunya. Aku berada jauh dari teman-temanku.
Aku berdiri dizona depan area para cowok. Disebelahku berdiri seorang anak muda, dia seperti kakak kelasku yang dulu pernah aku idolakan karena permainan basketnya. Sama tinggi, sama mancung, sama-sama memiliki kulit khas Indonesia. Awalnya kupikir itu dia, namun setelah kuperhatikan lama, bukan. Saat aku menoleh kearah sebelanya, kulihat...seseorang...wajahnya tak asing. Aku juga memperhatikannya. Setiap kali aku mencuri kesempatan untuk dapat menatapnya. Detik-detik itu, menjadi detik berharga bagiku. Rocket Rokers mulai menyanyikan lagu akhir. Suasananya semakin berbeda. Kali ini aku tidak hanya meliriknya. Aku memberanikan diri untuk menoleh kearanya. Dan terlihat...dia memiliki wajah yang serupa tapi tak sama dengan idolaku. Atau biasa ku sebut KW supernya Kris EXO-M. Sejak saat itu, lirikan mataku tak bisa lepas darinya. Ini dia...dia memalingkan wajahnya kepadaku. Sontak aku terkejut. Melihat ini sebagai kesempatan, aku melihat pula kearahnya. Lihat...wajahnya sangat ketus. Oh tidak...pandangan pertama awal aku berjumpa. Itu menjadi tanda berakhirnya konser RR di smanda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar